Waktu adalah jawaban


Hakikat waktu itu ibarat sebuah gelas, “kadang kosong kadang isi”, kadang juga bisa diibaratkan perasaan, “kadang bisa menyenangkan dan kadang juga bisa menyedihkan”.

Ketika hati dan jiwa dirundung masalah, ketika dunia seakan penuh dengan tantangan dan rintangan, kembalikan itu semua pada waktu (Atas izin Alloh SWT), karena kelak waktu yang bisa menjawabnya.

Semua terikat oleh waktu tanpa terkecuali, orang kaya, orang miskin, orang tua, anak muda, anak-anak, semua hanya waktu yang bisa menjawab ketika masalah tiba (atas izin Alloh SWT).

Alloh pun tidak segan-segan dan bersumpah di KitabNya akan pentingnya waktu dalam mengingatkan hambaNya…………Walasri, Wadhuha, Walail, Walfajr……

Waktu yang akan menjawab kapan kita bahagia dan kapan kita sedih…karena atas izin Alloh “waktu adalah jawaban dan waktulah yang akan menjawab”.

Catatan Seorang Ukhti….


Ibu telah mendidikku semenjak kecil agar menjaga maruah dan mahkota diriku karena Allah telah menetapkannya untukmu suatu hari nanti. Kata ibu, tanggungjawab ibu bapak terhadap anak perempuan ialah menjaga dan mendidiknya sehingga seorang lelaki mengambil-alih tanggungjawab itu dari mereka. Jadi, kau telah wujud dalam diriku sejak dulu. Sepanjang umurku ini, aku menutup pintu hatiku dari lelaki manapun karena aku tidak mau membelakangimu.

 

Aku menghalang diriku dari mengenali lelaki manapun karena aku tidak mau mengenal lelaki lain selainmu, apa lagi memahami mereka. Karena itulah aku sekuat ‘kodrat yang lemah ini’ membatasi pergaulanku dengan bukan mahramku. Aku lebih suka berada di rumah karena rumah itu tempat yang terbaik buat sorang perempuan. Aku sering merasa tidak selamat dari diperhatikan lelaki. Bukanlah aku bersangka buruk terhadap kaummu, tetapi lebih baik aku berwaspada karena contoh banyak di depan mata.

 

Aku palingkan wajahku dari lelaki yang asyik memperhatikan diriku atau coba merayuku. Aku sedaya mungkin melarikan pandanganku dari lelaki ajnabi (asing) karena Sayyidah Aisyah r.a pernah berpesan, “Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang dan tidak dipandang oleh lelaki.” Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang. Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

 

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan. Bagaimana akan kujawab di hadapan ALLAH kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi? Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias pribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah. Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik?

 

Tidak kunafikan sebagai remaja, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu. Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen.

 

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa. Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan ? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

 

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku. Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

 

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

 

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu mendebarkan hati juataan gadis untuk membuat aku terpikat.

 

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.

 

Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….

 

 

Cukup cintai dia dalam diam..,

Bukan kerana membenci hadirnya.. tetapi menjaga kesucinnya

bukan kerana menghindari dunia.. tetapi meraih syurgaNYA

bukan kerana lemah untuk menghadapinya.. tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..

 

 

Cukup cintai dia dari kejauhan..,

Kerana hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari ujian..

kerana hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan..

kerana mungkin sajakan membawa kelalaian hati-hati yang terjaga..

 

 

 

Cukup cintai dia dengan kesederhanaan..,

Memupuknya hanya akan menambah penderitaan..

menumbuhkan harapan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan..

 

Maka cintailah dia dengan keikhlasan..,

 

Cukup cintai dia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan dan keikhlasan..

 

Kerana tiada yang tahu rencana Tuhan.. mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan..

 

Kerana hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan.. serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya.. biarkan DIA yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya..

 

Kesuksesan dengan kebahagian……sebuah keniscayaan kah ??????????????


Membicarakan masalah kesuksesan  dan kebahagian masing-masing orang akan menanggapi dengan perspektif yang berbeda, karena ukuran kesuksesan setiap individu dengan individu lainnya bisa berbeda. Kesuksesan dan kebahagiaan tidak bisa diukur dari berapa jumlah uang yang dimiliki, berapa jumlah rumah yang dimiliki, berapa jumlah mobil yang dimiliki bahkan tidak bisa dinilai dari berapa berapa prestasi yang telah dimiliki. Kesuksesan dan kebahagiaan itu bagi saya masalah keyakinan qolbu, sehingga parameter kesuksesan dan kebahagiaan dapat diukur menurut keyakinan dari masing-masing individu, tidak bisa parameter kesuksesan dan kebahagiaan dipandang dari kacamata perspektif orang lain.

Terdapat sebuah kisah yang mungkin dapat dijadikan sebuah pelajaran bagi kita semua. Seorang kaya raya dengan mobil yang mewah tiba-tiba berhenti di depan seorang pemulung yang sedang menikmati sarapan pagi. Menu sarapan seorang pemulung berupa nasi dengan lauk telur dadar beserta sayuran dengan ditambah segelas teh hangat. Sambil makan seorang pemulung tersebut berpikir dan berbicara dalam hati “orang yang naik mobil mewah ini, adalah orang yang sukses dan bahagia bisa menikmati hidup.” Namun sama halnya dengan seorang yang mengendarai mobil mewah tersebut, sambil memandang seorang pemulung yang sedang menikmati sarapan pagi. Seorang pengendara mobil mewah tersebut berbicara dalam hati, “orang ini adalah orang yang paling bahagia dalam kehidupannya”. Ternyata seorang pengendara mobil tersebut sedang menderita penyakit Di abetes mellitus, Naudzubillah himin dzaliq.  Begitulah sebuah kesuksesan dan kebahagiaan dari masing-masing individu tidak bisa dipandang dari perspektif kacamata orang lain. Kesuksesan itu menurut orang jawa “wang si nawang”. Kesuksesan yang bisa menimbulkan kebahagian hanya bisa diukur oleh setiap qolbu masing-masing individu.

Orang kaya belum tentu bahagia, begitu pula orang miskin bisa jadi lebih bahagia dibandingkan orang kaya. Namun akan lebih baik jika kaya ditambah bahagia, Amin ya Rabb.

Sosok Wanita Idaman


Sosok Wanita Idaman

 

Sosok wanita idaman………weit…….kalimat ini mungkin sangat subyektif bagi setiap orang laki-laki….hehe. Ya, subyektifitas masing-masing laki-laki pasti berbeda ketika ditanya makna wanita idaman. Sebelum menikah wajar seorang laki2 memiliki pandangan dan keinginan untuk memiliki seorang istri atau seorang pendamping yang diidamkan untuk menemani seumur hidupnya…hehe. Sebelum dibahas dalam sudut pandang saya, ada pertanyaan apa sih wanita? dan apa sih idaman itu? Wanita itu ibarat ibu kita yang selalu membimbing, mengayomi dan melindungi anaknya, yang rela mengorbankan jiwa dan hartanya hanya untuk kebaikan anaknya. Sehingga seorang ibu juga wajib dilindungi, dihormati, dijaga, dilayani, diperhatikan dan dijawab keinginannya, karena ibu pun sudah mengorbankan semuanya untuk kita.

Sekarang tentang idaman, idaman berasal dari kata ida dan man……ida itu keinginan baik, man itu laki2…jadi idaman itu keinginan baik laki-laki…..haha (*Ngawur bgt..hehe).

Yang jelas seorang wanita idaman adalah seorang wanita yang siap taat kepada suaminya sesuai yang diajarkan oleh Agama. Seorang wanita yang benar-benar menjadi tulang rusuk bagi suaminya, taat kepada Alloh,  Rosulluloh SAW, dan suaminya.

Wanita idaman itu seorang wanita yang rela berjuang untuk hidupnya dengan mempertahankan keistiqomahnnya, menjaga kesholihannya, menghormati orang tuanya, menjaga perilakunya…dan lain sebagainya …berat euy….hehehe. wanita idaman itu juga seorang wanita yang pemberani memiliki daya banting untuk mempertahankan keistiqomahannya…wah berat bro…hehe.

Sosok wanita idaman adalah wanita yang siap menolong Agama Alloh, yang bangga akan Islam, yang berani menunjukkan identitas bahwasannya IAM MUSLIMAH and IAM PROUD, yang siap berkontribusi untuk masyarakat, yang tidak pernah takut kehilangan teman hanya karena statusnya berjilbab dan menjadi guru ngaji,.

Wanita idaman adalah seorang wanita yang siap menjaga hati dan harga diri suaminya. Seorang wanita yang menjauhi, menjaga dan membatasi dalam berbicara dan bercanda dengan lawan jenis yg bukan mahramnya, seorang sosok wanita yang berusaha menjauhi khalwat dengan lawan jenis atau seorang wanita yang pantang dan selalu berusaha menjauhi berduaan dengan laki2.

Wanita idaman ibarat seorang teman sejati yang selalu mengingatkan kita disaat kita berbuat salah dan selalu mengajak berbuat kebaikan. Seorang wanita idaman adalah seorang wanita yang mampu menahan amarah, suka memaafkan orang lain, tidak suka mebicarakan kejelakan orang lain, suka memberi kepada orang membutuhkan diwaktu lapang dimaupun sempit. Seorang wanita yang tidak pernah menghardik kepada anak yatim, orang miskin maupun orang dhuafa.

 

Itulah seorang wanita idaman menurut persepsiku kawan, persepsi kalian mungkin berbeda. Mohon doanya saja semoga Alloh menganugerahkan wanita idaman seperti yang saya deskripsikan diatas untuk dijadikan jodoh atau istri saya…amin ..hehe.

Fokus semua karena Alloh dan untuk Alloh SWT.


Akhir-akhir ini saya lebih mengerti dan memahami makna tentang kehidupan. Kehidupan dunia itu masalah, Mau hidup didunia ya harus berani menghadapi masalah, berani menghadapi kegalaun, berani menghadapi kekecewaan dan kesakit hatian.

Hidup itu bisa membuat kegalauan, kekecewaan, kesakithatian, namun kadang hidup juga bisa membuat kesenangan, kegembiraan, kebahagian, tak mestilah hidup ini. Ya mungkin inilah kehidupan dunia, terus berjalan, kadang tak tau arah, namun tetap harus dipaksakan untuk berjalan.

Ya Alloh salah apa hambamu ini, kadang sangat terasa sekali kekecewaan dan sakit hati hamba, namun kadang hamba juga lupa akan Engkau ketika hamba saat dalam kegembiraan dan kebahagiaan. Maunya hamba mengengam dunia karena Mu, tapi terkadang hamba tergenggam oleh dunia dan melupakanMu.

Teringat syair lagu TPA:

Tak Satupun Manusia, Mencapai Tingkat Sempurna , Hanya Allah Sang Penguasa, Yang Tak kan Pernah Sirna.

Manusia Bukanlah Malaikat, Yang Slalu Benar Dalam Berbuat,  Bukan Pula Makhluk Terlaknat, yang Slalu Berkhianat.

Kehidupan Terasa Indah, Jika Tidak Salah Melangkah, Bila Kita Slalu Berserah, Pada Allah Maha Pemurah

Bismillah saatnya mulai berbenah, selalu ingat akan Engkau dalam keadaan apapun adalah kuncinya, hingga hamba tak seperti sekarang ini, yang selalu mencurahkan isi hati disaaat hamba membutuhkan Engkau. Fokus semua karena Alloh dan untuk Alloh SWT.

Allahmumma yaa muqallibal quluub, tsabbit qalbii ‘alaa diinika wa ‘alaa thaa’atik (Ya Alloh Yang Maha Membolak-balikan hati, teguhkanlah hatiku atas Agama-Mu dan ketaaan pada-Mu)

 

Tiada duka yang abadi didunia
Tiada sepi merantaimu selamanya
Malam ‘kan berakhir, hari ‘kan berganti
Takdir hidup ‘kan dijalani

Tangis dan tawa nyanyian yang mengiring
Hati yang rindukan cinta dijalan-Mu
Namun ku percaya hati meyakini
Semua akan indah pada akhirnya

Andai bisa ku mengulang
Waktu hilang dan terbuang
Andai bisa perbaiki segala yang terjadi
Tapi waktu tak berhenti
Tapi detik tak kembali
Harap ampunkan hamba-Mu ini

Waktu berputar rebulan dan matahari
Bunga yang mekar akan layu akan mati
Malam ‘kan berakhir, hari ‘kan berganti
Takdir hidup ‘kan dijalani (Opick)

TAHUN BARU DAN PENGKHIANATAN (Repost Note Fb)


Tahun Baru dan Pengkhianatan

oleh: Imam Abror

Sungguh sangat ironis bangsa ini, 12,9 % penduduk muslim dunia ada di negeri ini. Negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia merayakan Tahun Baru Masehi yang katanya merupakan perayaan penyembahan dewa dari bangsa romawi. Romawi adalah kaum yang terus memusuhi umat Islam, ironis………..ironis……dan ironis………. jika umat Islam harus merayakannya.

Masih banyak orang yang ada dinegeri ini mengalami kesusahan. Berapa banyak orang miskin, orang yang hidup dijalanan (tuna wisma), anak-anak jalanan yang tidak bisa sekolah karena malu, pengangguran dan orang sakit yang tidak bisa berobat. Jumlahnya tidak ratusan ribu, tetapi jumlahnya adalah JUTAAN. Sungguh merasa tertusuk hati ini jika tidak ada umat manusia dinegeri ini yang tidak memikirkan hal-hal tersebut. Bayangkan jika semua uang untuk merayakan tahun baru ini dikumpulkan?? sudah berapa ratus  bahkan ribuan rumah sederhana yang terbuat untuk para tuna wisma?? Sudah berapa sekolah yang bisa dibangun untuk para anak jalanan?? ada berapa milyaran rupiah yang dapat digunakan sebagai modal usaha??? ada berapa ratus ribu orang miskin yang tertolong ketika sedang berobat?? dsb.

Sedih….sedih dan sedih jika para PEMIMPIN dinegeri ini sama saja dengan tidak memikirkan umat atau rakyatnya justru malah ikut bersenang-senang menyambut tahun baru ini. Bangsa ini memang sudah krisis kepemimpinan. Para pemimpin dinegeri ini tidak tahu arti hakikat sebenarnya seorang pemimpin. Menjadi seorang pemimpin berarti semakin berat beban yang harus dipikulnya sehingga tdk akan sekali-kali merasa enak untuk bersenang-senang sejenak ketika masih banyak rakyatnya yang belum sejahtera.

Mana nilai ITSAR kalian wahai para PEMIMPIN bangsa ini dan wahai masyarakat Indonesia yang sedang bersenang-senang menyambut tahun baru? Tidakkah engkau tahu bagaimana Rosulluloh SAW dan para sahabatnya mengajarkan kita tentang nilai ITSAR tentang Nilai Pengorbanan dengan lebih mementingkan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan pribadi dalam urusan duniawi. Seperti kisah thalhah bin ubaidillah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang pada saat itu disuruh oleh Rosulluloh agar menerima tamunya. Thalhah rela memberikan roti satu2nya pada saat itu kepada tamu dari Rasullulloh SAW. Sehingga sebelumnya Thalhah harus menidurkan anaknya terlebih dahulu agar tidak makan, serta rela menahan rasa lapar bersama istrinya agar roti tersebut bisa dihidangkan untuk tamu dari Rasulluloh SAW. Seperti juga kisah Abu Dzar al Ghifari yang menolak diberi jabatan oleh Khalifah Ustman bin Affan karena tidak ingin tergiur dengan kehidupan dunia. Dan Kisah salman al-farisi yang diangkat menjadi walikota al-madain, namun semua gajinya diberikan kepada orang2 yang membutuhkan, sehingga sang walikota tersebut disuruh memikul buah tin dan kurma oleh seorang saudagar gara-gara penampilannya yang cukup sederhana, sampai tidak kelihatan bahwa dia adalah seorang walikota. Dan Seperti sahabat Nabi SAW Ikramah bin abu jahal yang mempersilahkan pasukan perang lainnya untuk meminum air yang diberikan padahal Ikramah dalam keadaan kehausan saat menjelang kematiannya di perang melawan bangsa Romawi, dsb kisah-kisah sebaginya yang telah dicontohkan. Sungguh indah dan merindukan jika Ada pemimpin dan semua kalangan kaum Muslimin di seluruh penjuru dunia bersikap demikian.

Sahabat-sahabat muslim semuanya, Apakah kita tega dengan bersenang-senang menyambut tahun baru yang notebene tahun baru perayaan sesembahannya orang romawi, sedangkan masih banyak orang yang kesusahan didalam negeri ini sendiri maupun diluar Indonesia seperti halnya bangsa rohingya, suriah dan palestina, dan bangsa muslim lainnya yang sampai saat ini masih menderita dan tersiksa. Apakah kita tega meninggalkan mereka saudara seiiman kita dengan ikut bersenang-senang dan berfoya-foya……???????????????. WAHAI SAUDARAKU SEIMAN JANGAN SAMPAI KETIKA KITA DIAKHIRAT KELAK AKAN DIPERTANYAI MASALAH PERTANGGUNGJAWABAN KITA TERHADAP MEREKA YANG SEDANG KESUSAHAN. MUNGKIN AKAN TIMBUL PERTANYAAN SEPERTI INI “APAKAH YANG TELAH ENGKAU LAKUKAN UNTUK MEREKA YANG SEDANG MENGALAMI KESUSAHAN???? TIDAK ENGKAU PIKIRKAN DAN ENGKAU TINGGALKAN MEREKA DENGAN BERSENANG-SENANGKAH ???? Wallahualam bishowab.

Semoga kita bisa menyadari dan selalu diberikan hidayah oleh Alloh SWT akan hal-hal yang sebaiknya kita jalankan. Semoga Alloh SWT selalu membimbing kita dalam melangkah. Amin.

Konsep Ingat Kematian “Kajian Baitul hikmah PDM Kota Yk”


Ya Allah biha, ya Allah biha, ya Allah biha, ya Allah bi-husnil khatimah.

Konsep KH. Ahmad Dahlan dalam menjalani hidupnya adalah konsep mengingat kematian hingga akhirnya terlahir semangat Al-Maun. Sebuah semangat yang hasilnya cukup luar biasa dapat dirasakan dan dnikmati manfaatnya oleh sebagian besar Umat Islam di Indonesia hingga saat ini.

Malam ahad kemarin maupun setiap malam ahad, kajian rutin baitul hikmah PDM Kota Yogyakarta bersama ust fathurrahman, sebuah kajian dengan konsep Tazkiyatun Nafs…………seakan membawa nafas baru bagi saya sendiri dan semoga bagi Persyarikatan Muhammadiyah untuk terus menginstropeksi diri sendiri, kalau kita belum menjadi apa2 dan belum melakukan apa2 untuk Alloh SWT. Konsep dengan terus mengingat kematian adalah konsep yang cerdas untuk terus bersemangat dalam menjalani hidup didunia dalam menolong Agama Alloh SWT sehingga hidup terasa sangat bermanfaat……

Ya Rabb kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan rasul) yang menyeru kepada iman (yaitu): “Berimanlah kalian kepada Rabb kalian!”, maka kami pun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa besar kami, hapuskanlah dari kami dosa-dosa kecil kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang senantiasa berbuat kebajikan. (QS. Ali Imran : 193)1381958_608946655818636_12216179_n

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.