otot, saraf, dan articulatio, serta neuromuscular




Tujuan Pembelajaran :             1. Apa saja otot, saraf, dan articulatio yang terdapat pada extremitas cranial dan caudal?

2. Apa yang di maksud dengan neuromuscular dan bagaimana hubungannya degan gerak?

3. Bagaimana anatomi dari tracak kuda ?

  • Otot, Saraf, dan Articulatio yang terdapat pada exteremitas.

–          Otot

  1. Extremitas Cranial
    1. Mm Extrinsik merupakan ,uskuli yang mempertautkan kaki depan dengan kepala, leher dan tubuh.
      1. M. Pectorales superficialis ( Pars Descendens dan Transversus)
      2. M. Pectorales profundus (Pars ascendens dan cranialis).
      3. M. Brachiocephalicus (M. Cleidobrachialis dan M. Cleidocephalicus).
      4. M. Omotransversarius
      5. M. Trapezius (Pars Cevicalis dan Thoracalis).
      6. M. Rhombideus (Pars Cevicalis dan Thoracalis).
      7. M. Serratus Ventralis (Pars Cevicalis dan Thoracalis).
      8. M. Latissimus dorsi.
    2. Mm Intrinsik
      1. Mm Lateral Bahu
        1. M Deltoideus dibawahnya ada M Infraspinata dan Teres minor
        2. M Supraspinata
      2. Mm Media; Bahu
        1. M Subscapularis
        2. M Teres Mayor
        3. M Coracobrachialis
      3. Mm Bagian Cranial Bracium
        1. M. Bicepbrachii
        2. M. Brachialis
      4. Mm Bagian Caudal Brachium
        1. M. Triceps Brachii
        2. M. Tensor fascia antebrachii
        3. M. Anoconeus
      5. Musculo lateral Antebracii                  6. Musculo medial Antebrachii
        1. M.  extensor digitialis lateralis      a. M. flexor digitialis lateralis
        2. M. extensor digitialis communis   b. M flexor digitialis communis
        3. M. extensor carpi ulnaris               c. M flexor carpi ulnaris
        4. M. extensor carpi radialis              d. M. flexor carpi radialis
        5. M. Adduktor Policis longus          e M prenator teres et quadrates.

(Kania, 2009)

  1. Extremitas Caudal
    1. extensor pinggul

otot extensor

otot gluteus tengah ,menggerakan bagian lain dari kaki belakang ke arah belakang

  1. fleksor pinggul

otot iliakus

otot psoas mayor

  1. abduktor pinggul

otot gluteus profundus

otot gluteus superfisial

  1. aduktor pinggul

otot pektineus ,sebagai aduktor dan pleksor pinggul

otot aduktor ,membantu extensi pinggul

otot kuadratus femoris,yang mempengaruhi gerak rotasi kearah luar dari paha (Frandson, 1992)

–          Saraf

  1. A. Extremitas Cranialis

  1. Extremitas Caudalis

–          Tulang

  1. Extremitas Cranial.

Tulang di extremitas cranial dibentuk oleh 4 komponen utama atau region :

  1. Cingulum membri thoracica
    1. Os. Scapula
    2. Os. Coracoid
    3. Os. Clavicula
    4. Brachium atau Os. Humerus
    5. Antebrachium terdiri dari dua ruas = os. Radius dan os. Ulna
    6. Manus
      1. Carpal
      2. Metacarpal
      3. Digiti = phalanx proximal, phalanx medial,phalanx distal
      4. Corpus mempunyai 2 barisan tulang yaitu proximal dan distal

Jadi tulang – tulang penyusun kaki depan :

  1. Humerus
  2. Scapula
  3. Radius
  4. Ulna
  5. Ossa carpi
  6. metacarpi
  7. Digiti
  8. Ossa sesamodia phalangis 1,2 (Anonim, 2009(a))
  9. Extremitas Caudal

Pada extremtas caudal juga terdirir atas 4  komponen/ region :

  1. Cingulum membri peluini( pelvis ), di bentuk oleh os. Coxae yang tersusun atas tulang :
    1. Os . illium
    2. Os . ischium
    3. Os . pubis
    4. Femur di bentuk oleh os femur
    5. Cruris terdiri atas : Os Tibia dan Fibula
    6. Pedis, terdiri atas :
      1. Ossa tarsi, ossa. Metatarsi, digiti
      2. Proximal : os tarsi tibiale, os tarsi fibulare, os tarsi central
      3. Distal : os tarsal primum, os tarsal secundum, os tarsal tertium, os tarsal guartum (Kania, 2009).

–          Articulatio

Articulation pada extermitas cranialis:

~        Art. Scapulo humeralis = scapula dan humerus

~        Art. Cubiti = humerus dan radius ulna

~        Art. Radio ulna = radius dan ossa carpi proximal

~        Art. Radio ulna proximal

~        Art. Radio ulna distal

~        Art. Antebrachi carpal

~        Art. Intercarpal

~        Art. Carpometacarpal

~        Art. Intermetacarpal

~        Art. Metacarpo phalangea

~        Art. Interphalangea proximal= phlang 1 dan II

~        Art. Interphalangea distal = phalnx II dengan phalanx III

Articulatio pada extremitas caudalis :

~        Art. Sacro illiaca, dibentuk os. Sacrum dan os. Illium

~        Art. Coxae, dibentuk oleh ujung proximal femur, acetabulum

~        Art. Genu terdiri atas :

~        Art. Femoro patelarris = trochlea femoris dan fac. Articularis patelaris

~        Art. Femora tibialis= condyius femoris, ext. proximal tibia dan menisci

~        Art. Tibio – fibulare :

~        Art. Tibio fibular proximal

~        Art. Tibio fibular distal

~        Art tarsal :

~        Art. Tarso crunalis

~        Art. Intertarsal

~        Art. tanso metatarsal

~        Art. intermetatarsal

~        Art. Metatarsa phalangea

~        Art. Interphalangea

(Kania, 2009)

  • Neuromuscular dan bagaimana hubungannya dengan gerak?

Neuromuskular merupakan tempat hubungan antara saraf dan otot dan terdapat sinaps yang berbentuk cawan dengan membran presinapsnya dan membran postsinaps yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot (Anonim, 2009(b)).

Ujung Saraf yang mempersarafi serat otot akan kehilangan selubung mielinnnya dan bercabangng-cabang membentuk seperti terminal button. Komponen presinaps yang melebar disebut end feet. Sedangkan komponen post sinaps disebut motor end plate yang merupakan penebalan membran sel otot dan berlekuk-lekuk.

End feet ini mengandung vesikel neurotransmiiter dan letaknya mengikuti lekuk-lekuk dari motor end plate. Bagian motor end plate terletak di bawah end feet dan membentuk lipatan sejajar yang disebut palisade. Pada temapat ini terdapat reseptor yang spesifik. Satu serat saraf dapat membentuk hubungan dengan satu atau lebih dengan serta otot.

Mekanisme pemindahan impuls melalui neuromuscular sebenarnya sama dengan pemindahan impuls pada sinpas. Pertama adalah pasa saat impuls tiba. Maka selanjutnya ion Ca masuk kedalam sel akibat dari rangsang listrik. Ion Ca ini sangat membantu dalam pelepasan neurotransmitter dari vesikel melalui proses eksositosis. Selanjutnya neurotransmitter dalm hal ini adalah asetilkolin masuk ke dalah celah sinaps, dan akhirnya menuju ke reseptor-reseptor yang terdapat pada motor end plate untuk berikatan dan bereaksi. Reaksi ini akan mengakibatkan aktifnya kanal ion Na dank anal ion K. Ion Na akan masuk sedangkan Ion K akan keluar. Dengan masuknya ion Na dan keluarnya ion K maka akan terjadi proses depolarisasi. Bila depolarisasi ini cukup besar, maka membran sel otot sekitar end plate akan terdepolarisasi sampai ambang letup, dan akhirnya timbul potemsial aksi. Potensial aksi yang terbentuk kemudian menjalar sepanjang sel otot, yang akan memulai kontraksi otot (Ibrahim, 2005).

  • Anatomi Tracak

Tracak merupakan lapisan kornifikasi yang menutupi ujung distal dari jari (digiti). Tracak merupakan struktur sensitive yang bersangkutan.yang melandasi semua struktur insensitive, dan pigmentasi dari lapisan germinative (sensitive). Struktur insensitive dari kuku mencakup

  1. Periopel, merupakan suatu lapis tipis dari tanduk tubular yang menutup dinidng pada arah distal dan koronet. Periopel dihasilakan oleh perioplik yang sempit persis diatas dan konsentrik dengan pita koroner.
  2. Dinding Kuku, ini merupkan struktur yang nampak apabila seekor kuda berada dalam posisi berdiri. Dinidng kuku juga mempunyai bagian, toe disebelah depan, quarter bagian medial dan lateral, serta heel pada bagian median dan leteral. Ini melengkung tajam ke bagian bar. Lapisan dinding juga terdiri dari tiga lapis, yaitu lapis superficial, periopeal, dan tektorial. Dinidng ini sebagian besar diiisi oleh media stratum. Serta stratum intertenum atau lapis laminar yang menghubungkan dinding kuku dengan phalanx ke 3. Bagian utam dari dinidng kuku adalah tubuli bertanduk parallel yang dihubungkan oleh tanduk intertubular. Tubuli dihasilkan oleh ribuan papilla pada permukaan konveks dari pita koroner (koronet) yang merupakan bantalan yang menyerupai bentuk mahkota yang pas dengan alur koroner yang terdapat pada puncak dinding kuku dan memberikan batas antara kulit dengan kuku.
  3. Korium Laminar, struktur ini terletak menempel pada periosteum di permukaan konveks dari phalank ketiga.
  4. Sol kaki, merupakan plat konkaf yang melekat pada bagian terbesar permukaan palmar dari phalanx ketiga. Dan juga disini termasuk seluruh permukaan kaki yang menyentuh tanah.
  5. Frog, dipisahkan oleh ketiga. Tiap sisi frog diapit oleh saluran dalam yang disebut sulkus koleteral yang memisahkan tipa sisi frog dari bar yang bersangkutan.

Masing –masing struktur ini dibentuk oleh lapis germinasi dari epidermis yang berdekatan dengan korium yang melandasinya. (Frandson, 1992).

(Stanley, 2003)

Daftar Pustaka

Anonim. 2009 (a). Tulang Rangka Manusia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_tulang_pada_rangka_manusia#Tulang_anggota_gerak

(diakses pada tanggal 11 Mei 2009)

Anonim. 2009(b). SINAPS: Konsep, Macam dan Cara Kerjanya dalam Menghantarkan Impuls.

http://one.indoskripsi.com/click/4679/0

(diakses pada tanggal 11 Mei 2009)

Frandsond RD. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak. UGM Press: Yogyakarta.

Ibrahim, Nurhadi. 2005. Fisiologi Komunikasi Antar dan Intra Sel. Departemen Ilmu Faal FKUI, Jakarta.

Kania. Dewi. 2009. Myologi, Osteologi dan Arthologi.

(Kuliah pengantar Blok 5 pada tanggal 12 Mei 2009)

Stanley. 2003. Color Atlas Veterinary Anatomy. Mosby. Toronto.

Categories: Kuliah | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: